
Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR secara resmi menerima penghargaan bergengsi pada Malam Anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) 2026. Acara tersebut berlangsung di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keterbukaan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam menjalin kemitraan strategis bersama media siber. Langkah ini dinilai berhasil mendorong iklim pembangunan daerah yang lebih transparan dan partisipatif.
Dalam kegiatan yang mengusung tema "Menjaga Kemerdekaan Pers dan Keberlanjutan Media dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045" tersebut, Muhammad Yamin HR menggarisbawahi urgensi pers bagi jalannya roda pemerintahan. Ia menyebut media memiliki fungsi vital dalam membantu kepala daerah memantau kondisi sosial di masyarakat.
"Media merupakan mata dan telinga bagi kepala daerah. Melalui berbagai platform, baik media elektronik maupun media sosial, pemerintah dapat memetakan tantangan pembangunan serta menyerap aspirasi dan saran dari warga secara langsung. Pers adalah jembatan informasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Muhammad Yamin HR.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan insan pers merupakan pilar penting dalam mewujudkan kemajuan Kota Banjarmasin menuju visi Indonesia Emas. Meski demikian, ia mengingatkan agar kebebasan pers tetap dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
"Seluruh insan pers diharapkan terus berkontribusi dalam pembangunan dengan tetap bersandar pada kaidah hukum dan etika jurnalistik yang berlaku. Bagi kami, kritik yang membangun adalah katalisator penting untuk melakukan pembenahan di internal pemerintahan," tambahnya.
Malam Anugerah SMSI 2026 sendiri menjadi momentum pemberian apresiasi kepada para tokoh dan kepala daerah yang dinilai aktif dalam menciptakan ekosistem media yang sehat. Penghargaan yang diterima Muhammad Yamin HR ini sekaligus memperkuat posisi Banjarmasin sebagai daerah yang mengedepankan kolaborasi dengan media demi optimalisasi pelayanan publik.