Banjarmasin Gelar Sosialisasi SilNas demi Perkuat Integrasi Data Industri Daerah ke Level Nasional

Banjarmasin Gelar Sosialisasi SilNas demi Perkuat Integrasi Data Industri Daerah ke Level Nasional

BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menggelar sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) guna memperkuat integrasi data industri daerah ke level nasional. Kegiatan yang ditujukan bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) tahun 2026 ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, di Hotel Arya Barito, Rabu (10/6/2026).

dalam sambutannya, Ichrom Muftezar menegaskan bahwa pendaftaran akun SIINas merupakan kewajiban bagi setiap pelaku IKM. Langkah ini diambil untuk memastikan data industri sinkron secara menyeluruh, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga pemerintah pusat.

"Pendaftaran ini sangat penting karena SIINas adalah basis data terintegrasi nasional. Saat ini sudah cukup banyak IKM di Banjarmasin yang mendaftar, namun kami terus mendorong sisanya agar segera bergabung," ujar Ichrom.

Ia menambahkan, Disperdagin Kota Banjarmasin secara konsisten melaksanakan sosialisasi tahunan untuk memastikan para pelaku usaha binaan memiliki akun dan patuh dalam melaporkan perkembangan usahanya setiap triwulan. Integrasi dalam SIINas disebutnya membawa keuntungan kompetitif, seperti perluasan akses pasar nasional dan adanya kepastian hukum bagi pelaku usaha.

"Dengan data yang terintegrasi secara nasional, produk IKM asli Banjarmasin dapat dipantau dan dijangkau oleh calon pembeli dari luar daerah, sehingga pasar mereka semakin luas," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Industri Disperdagin Kota Banjarmasin, Dedy Hamdani, memaparkan statistik terkini mengenai perkembangan IKM di wilayahnya. Berdasarkan data Disperdagin, tercatat terdapat 6.881 unit IKM di Kota Banjarmasin.

"Dari total tersebut, sebanyak 4.746 unit telah terverifikasi. Namun, baru 410 IKM yang memiliki akun SIINas, dan baru 69 IKM yang telah menyelesaikan kewajiban laporan untuk Triwulan I," ungkap Dedy.

Pemko Banjarmasin berharap melalui sosialisasi ini, angka kepesertaan IKM dalam SIINas dapat meningkat signifikan guna menghasilkan data industri yang akurat serta memperkuat daya saing produk lokal di kancah nasional.

Agenda ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Sosial, dan SDM, Muhammad Isa Ansari, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banjarmasin. Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Murudin Zain dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, serta perwakilan Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Ni'manan Nasir.