
BANJARMASIN – Ibunda Guru Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menghadiri sekaligus memberikan arahan strategis dalam Konferensi Kerja Kota (Konkerkot) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banjarmasin Masa Bakti XXIII. Agenda yang berlangsung di Fave Hotel Banjarmasin pada Senin (6/7/2026) tersebut menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi kinerja organisasi serta menyusun peta jalan peningkatan mutu pendidikan di wilayah ini.
Dalam kesempatan itu, Neli Listriani mengapresiasi capaian yang telah diraih PGRI Kota Banjarmasin sepanjang satu tahun terakhir. Ia menilai sinergi antar-pengurus telah membuahkan hasil positif, baik dalam aspek penguatan organisasi, peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan, hingga advokasi kesejahteraan anggota serta kegiatan sosial keagamaan.
Neli menegaskan bahwa pelaksanaan Konkerkot I bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Lebih dari itu, forum ini merupakan instrumen pertanggungjawaban dalam merancang program kerja yang bersifat terukur, realistis, dan menyentuh kebutuhan para pendidik.
"Konferensi ini harus dijadikan momentum untuk melahirkan program yang lebih terarah dan berdampak langsung bagi anggota. Dengan begitu, PGRI dapat bergerak lebih dinamis dan memberikan kontribusi yang lebih besar," jelas Neli.
Memasuki tahun kedua masa bakti 2025–2030, Neli mengajak seluruh elemen PGRI untuk mempererat persatuan dan meningkatkan dedikasi profesional. Ia menekankan bahwa guru memegang peranan vital dalam mencetak generasi masa depan yang kompetitif, berkarakter, dan siap menghadapi perubahan zaman.
Menutup arahannya, Neli menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengurus dan panitia yang telah menyukseskan rangkaian program kerja tahun 2025 hingga terselenggaranya konferensi ini. Ia berharap rumusan hasil Konkerkot I dapat memperkokoh posisi PGRI sebagai mitra strategis Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam memajukan dunia pendidikan di Bumi Kayuh Baimbai.