Wali Kota Banjarmasin Lantik 21 Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Responsivitas Birokrasi

Wali Kota Banjarmasin Lantik 21 Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Responsivitas Birokrasi

BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR, secara resmi memimpin prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Kayuh Baimbai, Banjarmasin, pada Senin (04/05) sore.

Agenda pelantikan ini menyasar 21 aparatur yang mengisi berbagai lini jabatan strategis. Secara rinci, formasi tersebut terdiri atas 7 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 3 pejabat Administrator, 8 pejabat Pengawas, serta 3 pejabat Fungsional.

Dalam amanatnya, H. M. Yamin HR menegaskan bahwa penunjukan posisi baru ini bukanlah sebuah hadiah ataupun zona nyaman bagi para ASN. Sebaliknya, ia menyebut jabatan tersebut sebagai amanah sekaligus ujian integritas yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

"Jabatan ini bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata," ujar H. M. Yamin HR.

Langkah mutasi dan pelantikan ini dinilai sebagai upaya strategis Pemko Banjarmasin dalam memperkuat struktur organisasi pemerintahan. Tujuannya adalah menciptakan birokrasi yang lebih efektif, tanggap, dan mampu memberikan dampak positif secara langsung kepada masyarakat luas.

Wali Kota menggarisbawahi tiga pilar utama yang wajib dipegang teguh oleh seluruh pejabat yang baru dilantik, yakni integritas moral, capaian kinerja yang terukur, serta ketegasan dalam pengambilan keputusan. Ia mengingatkan agar para pejabat tidak menyalahgunakan wewenang, karena kepercayaan masyarakat merupakan aset yang paling berharga.

“Birokrasi di Banjarmasin harus memiliki keberanian dalam mengambil keputusan dengan perhitungan yang matang. Jangan ada keragu-raguan dalam menjalankan tugas,” tambahnya.

Secara spesifik, H. M. Yamin HR menaruh harapan besar pada masing-masing jenjang. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama diinstruksikan untuk menjadi motor penggerak organisasi yang dinamis. Sementara itu, pejabat Administrator dan Pengawas diminta menjadi jembatan komunikasi agar implementasi kebijakan tidak mengalami distorsi di lapangan. Bagi pejabat fungsional, profesionalisme menjadi tuntutan utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menutup arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya loyalitas tunggal terhadap tugas dan kepentingan masyarakat Kota Banjarmasin. Ia berharap dedikasi para pejabat yang baru dilantik dapat mengakselerasi visi pembangunan Banjarmasin yang Maju dan Sejahtera.