
BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, melakukan peninjauan mendadak terhadap kondisi infrastruktur di kawasan wisata Siring Menara Pandang pada Sabtu (14/3/2026) dini hari. Inspeksi lapangan ini dilaksanakan usai menghadiri agenda Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi #6.
Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Yamin HR didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin, Ibnu Sabil, serta Kepala Dinas Pendidikan, Ryan Utama. Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan fasilitas publik di salah satu destinasi unggulan kota tersebut.
Berdasarkan hasil tinjauan, ditemukan sejumlah sarana yang mengalami kerusakan cukup serius dan memerlukan penanganan segera. Beberapa poin yang menjadi sorotan meliputi kondisi dermaga yang mulai lapuk serta sejumlah kursi taman yang rusak. Terdapat pula indikasi sabotase atau perusakan fasilitas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab pada beberapa bagian sarana pendukung.
Selain aspek infrastruktur, Wali Kota juga memberikan perhatian pada pemeliharaan lingkungan. Ia menilai ranting pepohonan di sepanjang kawasan Siring sudah terlalu rimbun dan menjalar, sehingga perlu dilakukan penataan ulang guna menjamin keamanan serta kenyamanan pengunjung, khususnya pada waktu malam.
Merespons temuan tersebut, Muhammad Yamin HR menginstruksikan Disbudporapar Banjarmasin untuk segera menjalin koordinasi lintas instansi guna melakukan peremajaan kawasan.
“Kami memerintahkan Disbudporapar agar berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin untuk perbaikan fasilitas yang rusak. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga diminta melakukan perapian pepohonan karena ini menyangkut aspek keamanan di ruang publik,” tegas Muhammad Yamin HR.
Ia menambahkan bahwa Siring Menara Pandang merupakan ikon pariwisata yang sangat vital bagi Kota Banjarmasin. Oleh karena itu, pemeliharaan rutin dan pengawasan harus terus ditingkatkan agar daya tarik wisata tetap terjaga dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat luas.